Home » » KARYA BESAR DENGAN PASSION MICHELANGELO BUONARROTI

KARYA BESAR DENGAN PASSION MICHELANGELO BUONARROTI

Setiap hari miliaran manusia di seluruh dunia terbangun dari tempat tidurnya untuk melakukan aktivitas rutin mereka. Ayah bekerja mencari nafkah, Ibu mengerjakan pekerjaan rumah tangga, Para prajurit menjaga keamanan negara, Pedagang pergi berjualan dan Para Seniman menghasilkan karya.


Pertanyaanya apa yang menggerakan orang-orang tersebut? 

Sebagian orang akan menjawab uang. Tapi bagi orang lain jawaban tersebut tidak cukup. Uang mungkin akan menggerakan kita untuk melakukan apa yang kita lakukan, tapi ingatlah bahwa uang tidak selalu bisa membuat kita melakukan semua itu dengan kegairahan. Ada hal lain yang memberikan kegairahan kepada kita dalam melakukan segala sesuatu. Hal itu adalah Passion.

Untuk membuktikannya, marilah kita simak kisah hidup dari Michelangelo Buonarroti.

Terlahir sebagai anak ke dua dari keluarga bagsawan yang jatuh miskin. Michelangelo diharapkan oleh ayahnya bisa menjadi saudagar yang sukses. Karena ibunya sakit-sakitan, Michelangelo kecil dititipkan pada keluarga pemotong batu. Alih-alih menjadi saudagar, pada usia sangat muda Michelangelo malah sudah mahir menggunakan alat-alat dasar memahat. Karena dititipkan pada keluarga orang lain. Michelangelo baru masuk sekolah pada usia 10 tahun dan ia sama sekali tidak tertarik pada pelajaran. Pada usia 14 tahun, Michelangelo dikenalkan pada pelukis kenamaan Domenico Ghirlandaio dan resmi menjadi muridnya. Setahun kemudian, ia menjadi murid disekolah seni pahat di Florence dibawah bimbingan ahli pahat Bertoldo di Giovannni, Michelangelo kemudian memasuki dunia seni yang ia jalani selama 70 tahun lebih. 
 
Latar belakang hidup yang terlahir sebagai anak dari keluarga miskin dengan beban hidup yang sangat berat karena masih memiliki 3 orang adik memberikan pilihan sulit kepada Michelangelo antara pekerjaan yang disenangi dan pekerjaan yang tersedia. Dengan latar belakangnya, Michelangelo bisa melukis dan memahat dengan dengan sangat baik namun dengan kadar passion yang jauh berbeda. Michelangelo melukis untuk mencari nafkah tapi memahat untuk memberinya kebahagiaan. Karena passion, sejak kecil Michelangelo rela sembunyi-sembunyi baik dari ayah maupun gurunya hanya agar ia bisa memahat. Michelangelo juga nekad membedah mayat agar ia bisa lebih memahami struktur otot manusia sehingga kelak ia bisa menghasilkan patung yang benar-benar 'hidup'. 

Seperti halnya Michelangelo, demikian kita yang bekerja dan berprofesi di era modern ini. Hal yang paling ideal adalah bila kita sudah memiliki passion dengan apa yang kita kerjakan sekarang. Namun dalam kehidupan ini, tidak banyak hal yang memenuhi kebutuhan ideal tersebut. Jutaan orang diluar sana bekerja tanpa memiliki passion terhadap apa yang dikerjakannya. Tuntutan ekonomi akhirnya mengalahkan hasrat kebanyakan orang untuk melakukan sesuatu yang disukainya. 

Passion memang memberikan energi yang sangat kuat kepada siapa pun untuk menghadapi rintangan. Bukanlah pilihan yang mudah untuk dilakukan karena memulai segala sesuatu dari awal akan membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit. Perlu pertimbangan yang matang sebelum memutuskan berganti bidang kerja atau beralih profesi saat ini.
Saya yakin bahwa siapa yang memiliki passion yang lebih kuat, dia akan bisa bertahan lebih lama dan kemungkinan berhasil lebih besar.

Sampai Jumpa dipostingan selanjutnya....

Thanks for reading KARYA BESAR DENGAN PASSION MICHELANGELO BUONARROTI

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment